RAPID

 RAPID: Randomized pharmacophore identification for drug design
Farmakofor merupakan posisi geometric tiga dimensi dari gugus-gugus yang terdapat di dalam suatu ligan yang membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik yang bertanggung jawab terhadap proses pengikatan ligan dengan suatu reseptor dan aktivitas reseptor tersebut (Thomas,2007).
Farmakofor atau pharmacophore adalah konfigurasi spasial fitur penting yang memungkinkan molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor target tertentu,dimana engan tidak adanya struktur reseptor dikenal, farmakofor dapat didefinisikan dari suatu ligan yang telah diamati untuk berinteraksi dengan reseptor sasaran. Sebuah farmakofor didefinisikan sebagai susunan 3D fitur yang sangat penting untuk molekul ligan untuk berinteraksi dengan reseptor target dalam situs pengikatan tertentu, setelah didefinisikan, farmakofor dapat berfungsi sebagai model penting untuk screening virtual, terutama dalam kasus Diana struktur 3D ddari reseptor tidak diketahui dan teknik docking yang tidak berlaku (Dror,et al,2010).
Rapid application development (RAD) adalah salah satu metode pengembangan suatu system informasi dengan waktu yang relatif singkat.untuk pengembangan suatu system informasi yang normal membutuhkan waktu minimal 180 hari,akan tetapi dengan menggunakan metode RAD suatu system dapat diselesaikan hanya 30-90 hari.
Tahapan-tahapan pada RAD
Metode RAD mempunyai  beberapa tahapan yaitu:
1.Rencana kebutuhan (requirement planning)
2. proses design (design workshop)
3.implementasi
4. tahapan keseluruhan
Kondisi-kondisi yang mempengaruhi RAD
1.kondisi penunjang
Beberapa kondisi yang dapat menunjang keberhasilan RAD sebagai berikut:
- system berjalan sendiri
-kinerja dari system bukan factor terpenting
- distribusi produk yang bersifat sempit
-ruang lingkup yang terbatas
- kehandalan dari system bukan factor terpenting
-membutuhkan teknologi yang tidak terlalu baru
- system dapat dipecah-pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil
2.kondisi penghambat
          Beberapa kondisi yang dapat menghambat keberhasilan RAD sebgai berikut:
-sistem harus berjalan secara bersamaan dengan system yang lama
-komponen-komponen penunjang sangat langka untuk didapatkan
-kinerja yg optimal merupakan factor terpenting
- distribusi  produk yang bersifat luas
- system yang tidak dapat di pecah-pecah jadi bagian yang lebih kecil
Keuntungan dan kerugian RAD
Keuntungan
-menghemat biaya
-proses pengiriman lebih mudah
- mudah diamati karena menggunakan model prototype, sehingga user lebih mengerti akan system yang dikembangkan
-bisa mengurangi penulisan kode
-mampu meminimalkan kesalahan-kesalahan dengan menggunakan alat- alat bantuan (case tools)
- mempercepat waktu pengembangan
Kerugian
-Membutuhkan biaya sendiri untuk membeli peralatan- peralatan penunjang
-kesulitan melakukan pengukuran mengenai kemajuan proses
-sistem sulit diaplikasi ditempat lain

Gambaran RAPID dan pekerjaan terkait
RAPID mencoba mengidentifikasi invariants geometrik di antara kumpulan ligan kecil seperti molekul yang ditunjukkan pada Gambar 1
Molekul ini disebut 1TMN dan merupakan inhibitor thermolysin. Gambar. L (a) menunjukkan model pengisian ruang 1TMN, dengan menggambar bola Van der Walls [4] di sekitar setiap pusat atom. Gambar. L (b) menunjukkan model tongkat yang sesuai di mana hanya ikatan kimia yang ditarik. Derajat kebebasan ligan meliputi panjang ikatan, sudut ikatan (sudut antara dua ikatan berurutan), dan sudut dihedral atau torsional (sudut yang dibentuk oleh pertama dan ketiga dari tiga ikatan berurutan, dilihat sepanjang sumbu ikatan kedua). Dalam praktiknya, hanya derajat kebebasan torsional yang dipertimbangkan karena ini adalah yang menunjukkan variasi besar dalam nilainya. Gambar. 1 (c) menunjukkan konformasi ITMN dari Gambar. L (a) sebagai satu set poin dalam • 3. Titik-titik ini dapat mewakili pusat atom atau kelompok atom yang diagregasi ke satu titik yang memiliki fitur yang sama untuk semua atom ini (misalnya, cincin benzena kaku).
Gambar. Mengisi-ruang, (b) menempel dan (c) set-of-features model 1TMN.1
Dalam RAPID, identifikasi invariants geometrik dalam kumpulan ligan fleksibel dilambangkan dengan M = {Ml, M2, ..., MN} diperlakukan sebagai proses dua tahap mengatasi dua masalah berikut:
1. pencarian konformasi
Mengingat koleksi ligan M = {M1, M2, ..., MN}, derajat kebebasan untuk masing-masing, dan fungsi energi E, temukan untuk setiap Mi, serangkaian konformasi C (Mi): {Cil , Ci2, . . , Ciki}, sehingga E (Cij) ~ THRESHOLD dan d (Cij, Cil)> TOLERANCE untuk l ¢ j dan 1 ~ <j, 1 ~ <ki, di mana THRESHOLD dan TOLERANCE adalah nilai yang telah ditentukan sebelumnya dan d (-, -) adalah fungsi jarak.
2. Identifikasi invariant
Mengingat koleksi ligan M = {M1, M2, ..., MN} di mana setiap M ~ i memiliki serangkaian konformasi C (Mi) = {Cil, Ci2, ..., Cik ~}, tentukan satu set berlabel titik S dalam R 3 dengan bahwa untuk semua i E {1, ..., N}, ada beberapa Cij c C (Mi) sehingga S adalah kongruen untuk beberapa bagian dari Cij. Suatu larutan S, jika ada, disebut invarian M.
DAFTAR PUSTAKA
Dror, O., Scneidman- Duhovnv, D., Inbar Y et al. 2009. A Novel Approach for Efficient Pharmacophore based virtual screening:Method and Application. J Chem Inf Model: 49(10):2333-2343.
Thomas, E, et al.2007. Identification anfd preiiminary struktur activity relationship.Journal Of Natural product vol 7(8):1278-1282.
Pertanyaan
1.Mengapa farmakopor dapat didefinisikan sebagai susunan 3D?
2.Mengapa metode rapid baik digunakan untuk mengidentifikasi farmakofor?
3.Sebutkan 2 metode untuk mengidentifikasi suatu masalah?

Comments

  1. Hai kak ai...
    saya bantu jawab soal no1 ya
    Farmakofor disebut susunan 3D karena farmakofor sendiri tersusun geometris dari atom atau gugus fungsi yang diperlukan. farmakofor dapat membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik sehingga dapat menghasilkan efek farmakologis.
    semoga bermanfaat

    ReplyDelete
  2. Assalamualaikum kak ai saya coba jawab soal nomor 2 rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman. Kemudian di dalam kimia komputasi juga terdapat docking yang merupakan suatu perlakuan dimana suatu senyawa lainnya dan pada saat yang bersamaan dilakukan perhitungan energi interaksi dari beberapa orientasi yang sama dari
    keduannya. Suatu prosedur docking digunakan sebagai acuan untuk menentukan orientasi yang baik dari
    senyawa terhadap senyawa lainnya yang bersifat relatif. Adanya metode rapid dalam identifikasi desain obat selain memberi keuntungan dalam hal keefektifan dalam memperoleh hasil juga dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomis dan keamanan.

    ReplyDelete
  3. Hai kak Ai, kharin coba jawab yang no 1 ya. Farmakopor dikatakan sebagai susunan 3D dikarenakan pada prinsipnya farmakopor merupakan virtualisasi dari suatu molekul obat yang berbentuk 3D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yerimakasih kharina jawaban anda sangat membantu sekali untuk saya

      Delete
  4. Terima kasih ai kurniati. Artikelnya sangat membantu dalam pembelajaran kimia medisinal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih kembali,apakah ada tambahan untuk artikel saya

      Delete
  5. Assalamualaikum kak ai saya coba jawab soal nomor 2 rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman. Kemudian di dalam kimia komputasi juga terdapat docking yang merupakan suatu perlakuan dimana suatu senyawa lainnya dan pada saat yang bersamaan dilakukan perhitungan energi interaksi dari beberapa orientasi yang sama dari
    keduannya. Suatu prosedur docking digunakan sebagai acuan untuk menentukan orientasi yang baik dari
    senyawa terhadap senyawa lainnya yang bersifat relatif. Adanya metode rapid dalam identifikasi desain obat selain memberi keuntungan dalam hal keefektifan dalam memperoleh hasil juga dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomis dan keamanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai anggun saya akan menambahakan sedikit tentang permasalahan no 2.dimana metode rapid selain lebih murah dan dapat mengehamat waktu dalam penentuan farmokor.dimana lebih cepat untuk dapat mengetahui struktur yang ada didalamnya sehingga dapat meminilmalisirkan toksisitas suatu obat.

      Delete
  6. Hai kak Ai, saya akan coba bantu menjawab pertanyaan no.2.
    menurut saya rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman. Kemudian di dalam kimia komputasi juga terdapat docking yang merupakan suatu perlakuan dimana suatu senyawa lainnya dan pada saat yang bersamaan dilakukan perhitungan energi interaksi dari beberapa orientasi yang sama dari
    keduannya. Suatu prosedur docking digunakan sebagai acuan untuk menentukan orientasi yang baik dari
    senyawa terhadap senyawa lainnya yang bersifat relatif. Adanya metode rapid dalam identifikasi desain obat selain memberi keuntungan dalam hal keefektifan dalam memperoleh hasil juga dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomis dan keamanan.

    ReplyDelete
  7. Hallo aii materi yang di sampaikan cukup bagus lebih kedepn nya harus lebih bagus dan menarik ya agar pembaca lebih menarik lagi

    ReplyDelete
  8. Hallo aii pemaparan nya cukup bagus untuk kedepannya agar lebih menarik lagi ya

    ReplyDelete
  9. Hy kak ai, saya ingin bertanya, apakah ada metode design obat selain farmakofor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. pastinya ada dek.hanya farmakofor lebih membantu proses ligan berikatan dengan reseptor sehinnga obat dapat bekerja dengan efektif dan dapat meminimalisirkan toksisitas.namun kak sejauh ini blum mengetahui metode selain farmakofor

      Delete
  10. hai kak ai, materi yang sangat menarik. saya akan mencoba untuk menjawab pertanyaan nomor 1.
    Farmakofor merupakan posisi geometrik tiga dimensi dari gugus-gugus yang terdapat di dalam suatu ligan yang membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik yang bertanggung-jawab terhadap proses pengikatan ligan dengan suatu reseptor dan aktivasi reseptor tersebut (Thomas, 2007). jadi, berdasarkan teori tersebut dapat dikatakan bahwa faramkofor merupakan susunan 3D

    ReplyDelete
  11. hai ai,sya mau mencoba menjawab yang no 3
    ada 2 masalah yaitu konformasi dan identifikasi invarian

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa anda jelaskan permasalahan tersebut?karna saya belum mengetahui secara detail tentang permasalahan tersebut

      Delete
  12. Wah....ini sangat bermanfaat
    Terimakasih kak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan bosan2 untuk menunggu artikel kak lagi ya dek
      makasih partisipasinya

      Delete
  13. Assalamualaikum kakak jawaban saya sepertinya hampir sama dengan teman teman lain, terimkasih untuk temanteman yang telah membantu menjawab :))

    ReplyDelete
  14. Assalamualaikum. Materinya bermanfaat sekali, dan mudah di pahami. Terima kasih kak ai kurniati

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih kembali.apa ada yg ingin ditanyakan jika ada yang ragu boleh ditanya yan dek

      Delete
  15. Hay kak ai,saya ingin nanya ni
    Apakah ada perbedaan design obat menggunakan metode farmakofor dg metode yg lain,baik itu dari mekanisme nya ataupun dari efektivitaas obatnya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentu saja ada perbedaan ya dek dimana obat yang di design dengan metode yang berbeda tidak semuanya mekanisme ya sama ataupun efektifitasnya.karna setiap obat yang di design pastin akan berubag baik struktur maupun gugusnya

      Delete
  16. Hay kakaka,, artikelnya sangat bagus sekali, dan sangat mudah dipahami..terimakasih
    Apa kelebihan metode rapid dia bandingkan dengan metode lainnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelebihan dari rapid yaitu mudah digunakan,lebih murah,dan efektif waktu.

      Delete
  17. Haiii kak.. blognya sangat bermanfaat sekali dan mudah dipahami. Terimakasih kak

    ReplyDelete
  18. Haloo Ai, saya akan coba bantu menjawab pertanyaan no.2.
    menurut saya rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman. Kemudian di dalam kimia komputasi juga terdapat docking yang merupakan suatu perlakuan dimana suatu senyawa lainnya dan pada saat yang bersamaan dilakukan perhitungan energi interaksi dari beberapa orientasi yang sama dari
    keduannya. Suatu prosedur docking digunakan sebagai acuan untuk menentukan orientasi yang baik dari
    senyawa terhadap senyawa lainnya yang bersifat relatif. Adanya metode rapid dalam identifikasi desain obat selain memberi keuntungan dalam hal keefektifan dalam memperoleh hasil juga dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomis dan keamanan.

    semoga bermanfaat:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimaksih sangat bermanfaat sekali untuk saya dan teman2 pembaca

      Delete
  19. Hallo Ai Kurniati. Sebenarnya saya kurang paham apa itu kimia medisinal tapi, teori RAD yang di sampaikan dalam artikel ini cukup di mengerti. Dan si pembaca pun lebih cepat memahami tulisan ini karena langsung mencakup kedalam inti dari teori yang ingin di sampaikan. Semoga selanjutnya lebih baik lagi, semangat. Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama jika ada yang ingin di tanyakan saya siap untuk membantu

      Delete
  20. Haii kak aii, materi blognya sangat bermanfaat, kalau boleh tau dari apa yang telah di paparkan, kelebihan dari materi RAPID ini apa ya? Mohon di jawab ya terimakasih.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelebhan dari rapid metode yang sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengidentifikasi struktur dari senyawa yang baru

      Delete
  21. Terimakasih telah berbagi ilmu kak melalui blog ini

    ReplyDelete
  22. Haiii Ai Kurniati, materinya bagus dan bermanfaat. Walaupun saya kurang paham apa itu kimia medisinal tapi materi yang disampaikan cukup bagus Semoga kedepannya lebih bagus lagi

    ReplyDelete
  23. Terima kasih kak ai kurniati.. Artikelnnya sangat bermanfaat..

    ReplyDelete
  24. Hai ai... saya rasa no 2 itu jawaban nya adalah karena rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian.

    ReplyDelete
  25. Terima kasih mimin, blognya sangat bermanfaat dan mudah dimengerti,
    Next ditunggu,

    ReplyDelete
    Replies
    1. tunggu postingan selanjutnya dan jagan bosan2 untuk mampir kesini ya

      Delete
  26. Hallo kak. Terima kasih atas materinya. Membantu dan mudah d pahami:)

    ReplyDelete
  27. hallo kak materimu sangat menarik dan mudah di pahami

    ReplyDelete
  28. Hai kurniati, bagaimana langkah menentukan formokofor?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami mencoba membantu menjawab, adapun langkah awal menentukan farmakopor adalah dengan mencari senyawa penuntun atau lead compound , selanjutnya ditentukan struktur 3d dan dicari bagian aktif yang berikatan dengan reseptor serta pengaruhi dengan ikatan2 .. terimakasih mohon koreksinya

      Delete
    2. kurang lebih seperti yang telah di jelaskan lexsa untuk penentuan farmokofor tersebut

      Delete
  29. Hallo kak.
    Terimakasih atas materi tentang RAPIDnya kak. Sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  30. Trimakasih kak materinya sangat membantu dan sangat bermanfaat :)

    ReplyDelete
  31. This article is very helpful. I hope there is an article development

    Best Regards

    Rezairin

    ReplyDelete
  32. Hai kak ai Apa kelebihan dari metode rapid ini untuk suatu penemuan senyawa obat baru?
    Terimakasih,

    ReplyDelete
    Replies
    1. dimana penemuaan senyawa obat baru dapat mengurangi toksisitas obat tersebut

      Delete
  33. Hay kak, terimakasih sudah menulis, dsni sya mau bertanya, bagaimna cara menentukan farmokofor??

    ReplyDelete
    Replies
    1. dimana suatu senyawa di lakukan identifikasi denganrapid sehingga farmokofor ligan dapat di temukan yang spesifik sehingga dapat mmempermudah untuk ligan berinteraksi dengan reseptor,sehingga senyawa obat baru dapat mmengurangi toksisistas obat baru tersebut

      Delete
  34. hai kak, artikel kakak menarik sekali :)
    saya ingin bertanya terkait farmakofor itu sendiri kak, apakah farmakofor antara obat satu dengan yg lainnya sama kak? dan apakah ada obat yg memiliki farmakofor yg sama?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tentunya berbeda dek karna tidak semua obat memikiliki struktur yang sama dan ggus yang sama pula,

      Delete
  35. Hay kak ai artikel sngat membantu sekli,,bagaimana cara menentukan farmakofor itu sendri kk??

    ReplyDelete
    Replies
    1. pertanyaan anda hampir sama dengan bella,jadi anda bisa membaca komentar sebelumnya terimkasih

      Delete
  36. Hay kak ai artikel sngat membantu sekli,,bagaimana cara menentukan farmakofor itu sendri kk??

    ReplyDelete
  37. Hai aikurniati
    Artikel ya sangat bermanfaat sekali.saya ingin bertanya seputarvartikel anda.apakah fungsi dari farmokor tersebut?

    ReplyDelete
  38. Hai kak Ai, saya akan coba bantu menjawab pertanyaan no.2.
    menurut saya rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman

    ReplyDelete
  39. Terimaksih materinya kak Ai. Sangat membantu dalam pembelajaran perkuliahan

    ReplyDelete
  40. Hai kk ai... saya rasa no 2 itu jawaban nya adalah karena rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian.

    ReplyDelete
  41. Hai kk ai... saya rasa no 2 itu jawaban nya adalah karena rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah saya kurang memahami pengembangan hipotesis farmakologi yang seperti apa ya

      Delete
  42. Saya akan membantu menjawab soal no 2
    1.Mengetahui Suatu gugus-gugus yang penting dengan berikatan suatu reseptor
    2.Mengetahui posisi 3 dimensi dari suatu molekul-molekul
    3.untuk mengetahui konformasi aktif
    4.untuk merancang atau mendesign dari suatu obat
    5.Penting untuk penemuan suatu obat baru

    ReplyDelete
  43. Jelaskan masing2 tahapan pada metode RAD?

    ReplyDelete
    Replies
    1. adapun tahapan dari metode rad dapat di baca di artikel saya ya kak

      Delete
  44. Jawaban no 2 Farmakofor adalah susunan tiga dimensi dari atom dalam molekul obat yang memungkinkan untuk berikatan dengan reseptor yang diinginkannya dan bertanggung jawab dengan respon biologis karena terikat dengan reseptor

    ReplyDelete
  45. Terima kasih,artikel mba Ai bagus,
    Menambah pengetahuan bagi saya pribadi... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimkasih kak,untuk engetahuan yang lainya dapat di lihat di postingan saya selanjutnya ya.jika ada yang di tanyakan bisa ditanyakan ya

      Delete
  46. Artikelnya cukup membantu, tapi tolong d perbaiki cara penulisannya aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. termkasih masukan ya.postingan selanjutnya saya perbaiki lagi ya pak semoga bermanfaat

      Delete
  47. Semoga berguna bagi semua orang mba ai, ilmunya bermanfaat bagi kita semua 😊

    ReplyDelete
  48. Semoga berguna bagi semua orang mba ai, ilmunya bermanfaat bagi kita semua 😊

    ReplyDelete
  49. Semoga berguna bagi semua orang mba ai, ilmunya bermanfaat bagi kita semua 😊

    ReplyDelete
  50. Artikelnyaa sangat memuaskan yaa, sangat mempermudah saya jadinyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. jka ada yang kurang jelas seputar penjelasan artikel saya bisa di tanayakan ya

      Delete
  51. Artikelnya bagus dan bermanfaat

    ReplyDelete
  52. terimakasih, materinya sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  53. Terima kasih ai kurniati. Artikelnya sangat membantu

    ReplyDelete
  54. Hai kak ai...
    saya bantu jawab soal no1 ya
    Farmakofor disebut susunan 3D karena farmakofor sendiri tersusun geometris dari atom atau gugus fungsi yang diperlukan. farmakofor dapat membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik sehingga dapat menghasilkan efek farmakologis.
    semoga bermanfaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. apakah hanya dengan farmokofor saja reseptor dg spesifik dapat di kenali?

      Delete
  55. Jawaban no. 2
    1.Penghematan waktu dalam keseluruhan fase projek dapat dicapai.
    2.mengurangi seluruh kebutuhan yang berkaitan dengan biaya projek dan sumberdaya manusia.
    3.sangat membantu pengembangan aplikasi yang berfokus pada waktu penyelesaian projek.Perubahan desain sistem dapat lebih berpengaruh dengan cepat dibandingkan dengan pendekatan SDLC tradisional.Sudut pandang user disajikan dalam sistem akhir baik melalui fungsi-fungsi sistem atau antarmuka pengguna.
    3.menciptakan rasa kepemilikan yang kuat di antara seluruh pemangku kebijakan projek.

    ReplyDelete
  56. Artikelnya bagus dan sangat bermanfaat kak 😊

    ReplyDelete
  57. saya bantu jawab soal no1 ya
    Farmakofor disebut susunan 3D karena farmakofor sendiri tersusun geometris dari atom atau gugus fungsi yang diperlukan. farmakofor dapat membentuk suatu pola yang unik yang dapat dikenali oleh reseptor secara spesifik sehingga dapat menghasilkan efek

    ReplyDelete
  58. artikelnya sangat bermanfaat sekali :)

    ReplyDelete
  59. Hallo kak saya coba jawab soal nomor 2 rapid termasuk ke dalam cara untuk mengidentifikasi suatu desain obat yang di dalamnya mencakup kimia komputasi, metode kimia komputasi telah dikembangkan dan banyak digunakan untuk pengembangan hipotesis farmakologi dan pengujian. Metode kimia komputasi memberikan hasil pengujian
    yang jauh lebih memadai dari prediksi teoritis, mudah untuk digunakan, tidak mahal dan aman. Kemudian di dalam kimia komputasi juga terdapat docking yang merupakan suatu perlakuan dimana suatu senyawa lainnya dan pada saat yang bersamaan dilakukan perhitungan energi interaksi dari beberapa orientasi yang sama dari
    keduannya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

peptida dan polipeptida kimed

identifikasi farmakofor

asteroklorosis dan hiperlipedemia